Memeriksakan Ke Dokter Kelamin

Posted: 10 Februari 2009 in Ngekek :-)
Tag:

Ada seorang pasien pria berusia sekitar 30-an yang tampak gelisah dan mondar-mandir di depan Praktek dokter kelamin. Entah karena sudah tidak tahan dengan sakitnya atau karena sudah tidak sabar menunggu giliran dipanggil. Akhirnya setelah beberapa saat, tibalah namanya dipanggil untuk diperiksa.

Dokter : “Selamat malam, ada yang bisa saya bantu?”
Pasien : “Iya, dok. tapi sebelumnaya boleh saya buka celana saya sekarang, Dok? Saya sudah tidak tahan sama sakitnya…”
Dokter : “Oh, Silahkan.”
Pasien : “Baik, tapi dokter janji gak ketawa ya, Dok..??”
Dokter : (Heran)”Baik… saya janji tidak akan tertawa.”

Lalu Pasien tersebut membuka celananya. Ternyata “Anunya” pasien tersebut sangat kecil hanya sebesar jempol. Si dokter yang melihatnya kontan tertawa terpingkal-pingkal karena geli.

Pasien : (Cemberut) “Dokter tadi kan sudah janji tidak akan tertawa…”
Dokter : “Oh.. maaf.. (dengan susah payah menahan tawa) Baiklah, jadi apa keluhan Saudara?”
Pasien : “Anu, Dok… milik saya ini sudah tiga hari ini bengkak…”

Dokter akhirnya tidak kuat menahan tawanya lagi…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s